Selayang Pandang Komisi Etik FIKES


    Masalah etika merupakan masalah yang makin mendapat perhatian di dunia. Penelitian dan pelayanan kesehatan secara langsung berhadapan dengan kepentingan kemanusiaan. Masalah etika penelitian menjadi masalah yang makin mengemuka saat ini. Perhatian dunia lebih ditujukan kepada proteksi Hak Azasi Manusia, termasuk dalam hal perlindungan subyek penelitian.

    Produk yang dihasilkan perguruan tinggi selain sumber daya manusia juga berbagai penelitian yang telah dihasilkan baik oleh dosen maupun seluruh civitas akademik UNRIYO. Banyaknya produk penelitian yang dihasilkan oleh dosen, mahasiswa dan seluruh civitas akademik perlu mendapatkan perlindungan etik sehingga penelitian-penelitian yang dihasilkan kedepanya tidak bertentangan dengan moral dan etik serta melindungi subjek.

    Dalam meningkatkan kualitas penelitian dilingkungan universitas respati yogyakarta serta mengingat banyaknya hasil karya ilmiah dalam bentuk penelitian baik dari dosen, mahasiswa dan seluruh civitas akademik di Lingkungan Universitas Respati Yogyakarta.Mendorong untuk dibentuknya sebuah komisi etik penelitian dalam upaya hasil penelitian yang dapat terpublikasi secara nasional dan internasional.

    Penelitian-penelitian yang dihasilkan baik oleh dosen, mahasiswa maupun civitas akademik belum sepenunya berpedoman pada perlindungan subjek sehingga untuk menjaga dan melindunggi subjek perlu dibentuk komisi yang terkait dengan penelitian agar kedepanya tidak terjadi permasalahan-permasalahan terkait dengan subjek penelitian khususnya masalah etika. Masalah etika dapat terjadi antara peneliti dan subjek penelitian. Masalah etika sangat penting mengingat hukum paling mendasar dan paling tinggi adalah etika.

    Penelitian Kesehatan yang mengikutsertakan subyek manusia harus memperhatikan aspek etik dalam kaitan menaruh hormat atas martabat manusia. Pelaksanaan penelitian kesehatan wajib dilakukan dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan jiwa manusia, keluarga dan masyarakat yang bersangkutan. Secara internasional disepakati bahwa prinsip dasar penerapan etik penelitian kesehatan adalah:

  1. Respect for person

  2. Beneficience& non maleficience3). Justice.

    Terkait dengan upaya penegakan prinsip-prinsip dasar etik, perlu dibentuk suatu Komisi Independen baik dalam skala institusional di lingkungan UNRIYO maupun nasional untuk melakukan penilaian terhadap penelitian-penelitian yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa dan civitas akademik UNRIYO maupun penelitian-penelitian yang berasal dari luar institusi UNRIYO.


Halaman Lain